Misteri kamar mandi kampus
Tepat pukul 12.00
wib Aku dan ke 2 sahabatku pergi untuk buang air kecil, Awalnya aku dan ke 2
sahabatku tidak merasakan apapun karena masih banyak yang buang air kecil
dikamar mandi tersebut. Karena kamar mandi tersebut bersebelahan dengan kamar mandi
laki-laki tidak merasa keanehan jelas saja anak laki-laki itu kan sangat
berisik, apalagi usil. Untung saja kamar mandi anak laki itu lumayan jauh jadi
kita sebagai perempuan sangat aman.
Anak laki itu
sangat berisik dan sedang mengusilin teman nya yang sedang dikamar mandi
tersebut dengan memainkan lampu. Teman anak laki tersebut sangat kesal dan
geram dengan temannya yang usil. Dengan hati yang kesal anak laki tersebut
memukul anak laki yang usil. Ya mungkin itu mereka sudah tradisi untuk saling
mengusilkan dan tidak ada masalah jika teman yang di usilkan tersebut
memukulnya. Kami sebagai anak perempuan mendengarkannya saja dari kejauhan.
Menurut kami itu sangat aneh dan
merasa bodoh ya jelas saja mana ada temannya sendiri diusilkan kan tidak lucu
dan sangat bodoh. Mereka sudah mahasiswa tapi kelakuannya seperti anak TK. Selanjutnya
kembali ke cerita selanjutnya, setelah itu kamar mandi wanita pun mulai sepi
karena satu persatu sudah menyelesaikan buang air kecilnya. Ketika aku yang mau
memulai ke kamar mandi tersebut.
Lampu kamar mandi tersebut mulai redup dan
seperti akan ada datangnya mahluk kasat mata yang belum tentu kita dengar, awalnya
sih aku biasa saja mungkin itu lampu kamar mandi memang ingin putus. Aku dan ke
2 sahabatku sih menyikapinya dengan santai. Tapi lama kelamaan lampu itu
seperti ada yang maini bukan karena mau putus dan aku serta ke 2 sahabatku
mencium wangi melati yang sangat menyengat.
Kemudian tiba-tiba terdengar suara
perempuan yang lagi ketawa....Ketawanya tersebut sangat melengking dan
terngiang-terngiang di telingaku dan ke 2sahabatku. Dan tepat pukul 12 siang
tersebut aku dan ke 2 sahabatku kabur terburu-buru dari kamar mandi di kampusku
yang terletak di lantai 3 paling pojok ke lantai bawah tempat ruangan kelas
dosenku dan ke 2 sahabatku mengajar sambil dengan muka yang sangat pucat.
Komentar
Posting Komentar